Invoice Financing untuk Peminjaman Modal Usaha

Di Indonesia, ada lebih dari 60 juta UKM. kebanyakan, mereka bertransaksi secara Business-to-Business (B2B) di mana ada invoice dalam proses transaksinya, sebagai bentuk penagihan pembayaran atas jasa/barang yang sudah diberikan. Invoice termasuk dokumen penting dalam jual beli. Invoice financing menjadi alternatif pinjaman modal usaha atau pembiayaan di mana invoice menjadi jaminannya.


Definisi Invoice Financing

Invoice financing adalah alternatif pinjaman modal usaha untuk jangka pendek bagi pelaku UKM dengan jaminan invoice yang belum terbayarkan. UKM dapat menggunakannya untuk mengembangkan usaha ataupun memperbaiki arus kas.

Pengajuan Pinjaman dengan Invoice Financing Vs Pengajuan Pinjaman di Bank

Dengan jaminan invoice, kalian akan lebih mudah mengajukan pinjaman. Pasalnya, kalau pengajuan dilakukan di Bank, prosesnya lebih sulit dan lama.

Saat sebuah bisnis mengajukan pinjaman di bank, pihak Bank biasanya akan meminta jaminan berupa fixed asset seperti bangunan dan tanah yang mana sebagian besar pelaku UKM di Indonesia tidak memilikinya. Di sinilah peran invoice financing dalam membantu UKM.

Biasanya, tiap UKM yang bertansaksi B2B punya invoice. Jadi, invoice financing membuka peluang besar bagi pelaku UKM dalam memperoleh pinjaman modal usaha karena hanya perlu menjaminkan invoice saja.

Invoice Financing di Akseleran

P2P lending Akseleran adalah penyedia pinjaman usaha yang bisa menggunakan invoice sebagai jaminannya. Di Akseleran, lebih dari 50 persen nilai portofolio peminjam UKM menggunakan invoice financing.

Untuk mendapatkannya cukup fleksibel, kalau UKM sudah punya invoice, UKM itu bisa langsung daftar di Akseleran & mengajukan pinjaman. Sesudah invoice dianalisis & dinyatakan layak untuk diberi pinjaman, dana pinjamannya akan langsung diproses. Calon peminjam biasanya akan memperoleh dana pinjaman hingga 80% dari nilai invoice.

Untuk peminjam dengan tenor 3 hingga 6 bulan, akan dikenakan biaya origination fee sebesar 0,375% per bulan dari nilai pinjaman. Dengan invoice financing, UKM akan dengan mudah memperoleh pinjaman dana/modal usaha dengan biaya terjangkau. Jika kalian adalah pelaku UKM yang butuh pinjaman dana dengan jaminan invoice, langsung ajukan saja di Akseleran!

Siapa yang Dapat Mengajukan Pinjaman dengan Invoice Financing?

Biasanya, pelaku UKM sulit memperoleh pinjaman dari Bank karena tidak ada agunan berupa fixed asset. Jika kalian salah satunya, dan bisnis kalian punya invoice yang akan dibayar pelanggan dalam periode tertentu, pengajuan pinjaman dengan jaminan invoice bisa jadi solusi tepat.

Calon peminjam juga harus memiliki usaha yang telah berjalan setidaknya 1 tahun & sudah punya laba. Kemudian, ada juga tambahan syarat berupa dokumen-dokumen seperti laporan keuangan tahunan, rekening koran 2 bulan terakhir, serta SIUP. setelah mengunggah beberapa dokumen di atas, proses selanjutnya yaitu analisis & seleksi credit scoring.

Karena Akseleran menggunakan sistem crowdfunding, pembiayaan ini diberikan oleh masyarakat luas, termasuk kalian semua, sebagai investor atau pemberi pinjaman dana. Dengan memberi pinjaman lewat invoice financing, artinya kalian ikut membantu perusahaan tersebut mengembangkan usahanya, sekaligus memperoleh bunga hingga 18 persen per tahun.

Benefit Invoice Financing

Pendapatan para pengusaha biasanya terikat dalam invoice yang belum dibayarkan sehingga arus keuangan mereka dapat terkena dampaknya. Saat arus keuangan tidak baik, bisnis bisa kesulitan beroperasi. Dengan invoice financing, bisnis kalian bisa tetap jalan & arus keuangannya lancar. Untuk invoice yang belum dibayarkan, UKM tetap dapat mengejar proyek lain dengan modal yang dipinjam menggunakan jaminan invoice tadi.

Di Akseleran, kalian bisa meminjam modal usaha dengan agunan invoice dengan nilai pinjaman berkisar mulai dari 75 juta hingga 2 Milyar rupiah. Tenor pinjamannya sampai dengan 6 bulan. Ketika menggunakan invoice financing, ada beberapa hal yang akan kalian nikmati:

-       Proses pencairan cepat

-       Pengajuan pinjaman mudah

-       Arus kas bisnis/usaha berjalan lancar

Kembangkan Dana dan Turut Berkontribusi untuk Ekonomi Nasional

Kalian yang punya dana lebih bisa membantu mengembangkan UKM di Indonesia dengan meminjamkan dana untuk modal usaha mereka. P2P Lending legal dari Akseleran adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan dana kalian dengan bunga mencapai 21% / tahun. Untuk memulainya pun sangat mudah dan ringan, cukup dengan 100 ribu rupiah saja.

Deskripsi: Invoice financing adalah alternatif pinjaman modal usaha untuk jangka pendek bagi pelaku UKM dengan jaminan invoice yang belum terbayarkan. Kalian juga bisa mengajukan pinjaman dengan agunan invoice di P2P lending Akseleran.

Share:

Recent Posts